PKM Fisioterapi Undhira Berdayakan Ibu PKK dengan Edukasi dan Latihan Postur Pasca Melahirkan

Tabanan, Bali — Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berlangsung pada Oktober hingga November 2025 sukses dilaksanakan di Banjar Piling Kanginan, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Tabanan. Kegiatan ini dipimpin oleh dua Dosen Pendidikan Profesi Fisioterapis FK Undhira, Ni Made Rininta Adi Putri, S.Ft., Ftr., M.Fis., dan Luh Putu Ayu Vitalistyawati, SST.Ft., M.Fis., Ftr., bersama tim mahasiswa. Program ini berfokus pada peningkatan kesehatan wanita pasca melahirkan melalui edukasi dan latihan postur bagi Ibu-Ibu PKK. Wilayah ini mayoritas dihuni ibu multipara yang kerap mengalami nyeri punggung, kelelahan, dan perubahan postur akibat aktivitas harian serta minimnya pemahaman mengenai pemulihan setelah persalinan. Kegiatan diawali dengan survei kebutuhan masyarakat, kemudian dilanjutkan penyusunan booklet, pamflet, dan panduan latihan yang mudah dipahami. Penyuluhan interaktif mengenai kesehatan postur disertai pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta hingga 100 persen. Pelatihan praktik menjadi bagian utama program. Para peserta mempelajari gerakan seperti pelvic tiltbridgingcat-cowwall angels, dan child’s pose, yang terbukti efektif memperbaiki postur dan mengurangi nyeri punggung. Sebagai upaya keberlanjutan, tim membentuk kelompok binaan dan melatih dua kader lokal untuk memimpin latihan rutin mingguan. Selain itu, booklet, pamflet, video latihan, dan 10 matras diserahkan sebagai sarana pendukung. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menjaga kesehatan postural, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan serta mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui keterlibatan mahasiswa. PKM inimenjadi bukti keberhasilan kolaborasi kampus dan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.